Jumat, 30 Januari 2015

SIIAAP

SIIAAP Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Belum lama ini saya diundang ke Dumai oleh Pertamina. Ada pertemuan reguler terkait target dan strategi pencapaiannya yang perlu disampaikan manajemen kepada jajaran pekerja. Tantangan kerja di lingkungan Pertamina memang bukan main. Banyak sekali variabel yang memengaruhi kinerja akhir dan tidak semuanya berada dalam kontrol langsung manajemen. Faktor politis dan kondisi sosial masyarakat terkait isu bahan bakar minyak bisa memaksa manajemen mengubah berbagai hal yang semula sudah dipersiapkan. Suasana yang nampak dan terasa, tidaklah menggembirakan. Tiga ratusan audiens yang memenuhi ruangan terlihat memang butuh penyegaran. Mereka orang-orang yang berpengalaman dan kompeten dalam bidang masing-masing. Namun tuntutan kinerja yang diharapkan memang bukan soal gampang. Tidak hanya perlu komitmen total, tetapi juga suntikan antusiasme. Bagaimana pun, kerja seharusnya juga menimbulkan gairah dan kegembiraan, bukan?

“Menurut Bapak bagaimana seorang pekerja dapat membuat dirinya pantas diandalkan dalam berbagai situasi kerja yang menantang seperti yang kami hadapi?” tanya seorang peserta dalam s
... baca selengkapnya di SIIAAP Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 29 Januari 2015

Impian Anak Kampung

Impian Anak Kampung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di pagi yang cerah Anugrah bergegas menyiapkan pakaian dan peralatan sekolah, Anugrah begitu bersemangat pagi itu karena ada pelajaran yang sangat ia sukai, yakni olahraga.

Ketika tiba di sekolah, Anugrah diberitahu kawannya bahwa di Kabupaten sedang dibuka pendaftaran klub sepak bola dari Jakarta. Mendengar kabar tersebut Anugrah merasa gembira karena cita-cita yang didambakan sudah terbuka lebar. Namun Anugrah harus menelan pil pahit, persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta klub harus memiliki sepatu bola dengan merk tertentu yang berharga mahal. Hal itu sangat disadari Anugrah tidak akan mampu terpenuhi, karena latar belakang keluarga Anugrah yang memiliki orang tua hanya seorang buruh.

Dalam batin Anugrah terus berharap akan bisa memenuhi persyaratan klub dari Jakarta tersebut, sampai tak sadar tangan Pak Wisma menepuk pundak Anugrah dan membuyarkan lamunannya. Pak Wisma lalu duduk dan bertanya akan perubahan sikap Anugrah hari itu. Anugrah menjawab sedih bahwa dirinya tidak bisa mengikuti pendaftaran klub dari Jakarta karena tak mampu membeli sepatu. Pak Wisma mencoba menenangkan kegalauan Anugrah, dan menyarankan untuk berbicara dengan orangtuanya. Anugrah merasa tak yakin dengan saran Pak Wisma, namun tak ada pilihan lain yang harus dilakukan.

Sepulang sekolah Anugrah melaksanakan saran Pak Wisma untu
... baca selengkapnya di Impian Anak Kampung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 27 Januari 2015

Menulis Itu Menyembuhkan

Menulis Itu Menyembuhkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada korelasi antara kegiatan menulis dengan kondisi kesehatan manusia. Dan hubungannya ternyata positif. Artinya, menulis bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.

James W. Pennebaker adalah salah satu pelopor studi mengenai keterkaitan antara kegiatan menulis dengan kondisi kesehatan manusia. Psikolog yang mengajar di Southern Methodist University, USA, ini sering menganjurkan kliennya untuk menuliskan soal-soal yang bersifat pribadi. Misalnya, seputar kejadian-kejadian di masa kecil, relasi dengan orangtua, orang-orang yang pernah dicintai atau yang sekarang Anda cintai, atau karier Anda.

Pennebaker kerap menyarankan agar sedikitnya dalam empat hari berturut-turut kliennya menuliskan emosi-emosi dan pikiran-pikiran terdalam yang muncul. Emosi-emosi dan pikiran yang berkaitan erat dengan peristiwa-peristiwa sangat penting, peristiwa-peristiwa yang memengaruhi hidup Anda sampai saat ini. Ungkapkan dan galilah setiap kejadian penting dan bagaimana hal itu memengaruhi Anda.

Saran Pennebaker banyak dipraktikkan untuk mereka yang menderita pen
... baca selengkapnya di Menulis Itu Menyembuhkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 25 Januari 2015

Air Terjun

Air Terjun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Adalah air terjun di suatu daerah yang terpencil dan jauh yang dikenal berkhasiat menyembuhkan bagi yang sakit dan memuaskan dahaga bagi setiap pendatangnya.

Air terjun ini bebas bagi setiap pengunjung yang ingin mendatangi dan mengagumi panorama di sekitarnya. Banyak orang yang iri pada penduduk yang tinggal di sekitar air terjun ini karena mereka bisa menikmati air berkhasiat itu serta damai,segar dan tenangnya alam.

Pada air terjun itu ada yang bersenang-senang dan berenang dibawah guyuran air, ada yang menampung air itu untuk dibawa ke rumah masing-masing.

Beberapa orang membeli dan membawa ember berwarna hijau untuk menampung air terjun yang berkhasiat itu, beberapa orang lagi membawa ember berwarna merah dan warna warna lainnya sesuai dengan kesukaan mereka.

Disaat mereka telah tiba di rumah masing masing maka mulailah mereka bercerita tentang indahnya alam di sekitar air terjun itu dan menunjukkan oleh-oleh air yang mereka dapatkan. Serta membagi-baginya pada sanak saudara dan handai taulan dengan botol yang berwarna sama seperti embernya. Mereka yang menerima oleh-oleh itu begit
... baca selengkapnya di Air Terjun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 24 Januari 2015

Mendongeng di Kelas

Mendongeng di Kelas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bila Anda diminta membaca, maka buku yang mana yang akan Anda pilih: ’Harry Potter’ nya JK Rowling atau ’Anna Karenina’ nya Leo Tolstoy? Saya pikir, kebanyakan orang akan memilih membaca Harry Potter yang memakai bahasa gaul yang mudah dimengerti dengan alur cerita menarik ketimbang Anna Karenina yang bahasanya ’njlimet’, cerita klasik, dan kalimatnya panjang-panjang. Menurut Bapak Her Suharyanto, salah satu pembicara di workshop “Cara Cerdas Menulis Buku Best-Seller batch XI’ pada bulan Agustus 2009 di Jakarta, sekarang ini tren bahasa untuk penulisan buku popular sudah berubah, yaitu dari bahasa baku yang pakem menjadi menggunakan gaya bahasa narative atau gaya bahasa ’mendongeng’ yang lebih fleksibel dan gaul.

Untuk tren menulis buku, gaya bahasa narative memang merupakan tren baru, penulis seperti sedang mendongeng saja layaknya. Akan tetapi bagi warisan budaya, gaya mendongeng bukanlah merupakan hal yang baru. Sejak jaman dahulu kala, para pemimpin agama, para orang tua, penasehat kerajaan, bahkan orang tua menggunakan medium mendongeng dalam menyampaikan norma dan nilai, terutama ketika belum diketemukan cara untuk menyalin ajaran norma dan nilai yang disampaikan secara lisan tersebut dalam bentuk aksara.

Gaya Bahasa Narative vs Gaya Bahasa Kla
... baca selengkapnya di Mendongeng di Kelas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 23 Januari 2015

Jangan Berhenti Di Tengah Badai

Jangan Berhenti Di Tengah Badai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari, ada seorang anak yg sedang berkendara dengan ayahnya , spt biasanya mereka bekendaraan menuju ke suatu tempat. Dan si anak yg mengemudikan mobil .

Setelah beberapa puluh kilometer, tiba? awan hitam datang bersama angin kencang.

Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.

"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", si anak bertanya.

"Teruslah mengemudi!", kata sang Ayah.

si anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya.

Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun dg derasnya .

Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon2 kecil yg diterbangkan angin.

Suasana nya sangat menakutkan.

Banyak kendaraan? besar juga mulai menepi & berhenti.

"Ayah...?"

"Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!" kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.

Si Anak tetap mengemudi dgn bersusah payah.

Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja.

Anginpun mengguncang?kan mobil kecil itu .

<
... baca selengkapnya di Jangan Berhenti Di Tengah Badai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 22 Januari 2015

Obat Alami Layila

Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di pinggir jalan, seorang anak yang kira-kira berusia 12 tahun duduk sambil berjualan obat-obatan alami. Namanya Layila. Barang dagangannya masih lengkap, belum ada yang terjual. Daun sirih, lidah buaya, dan barang-barang lainnya yang ia jual belum ada yang dibeli satupun. Setiap ada orang yang lewat, ia sudah berusaha menawarkan dagangannya, tapi pasti tidak ada yang mau. Bahkan ada yang pura-pura tidak melihatnya. Karena adzan maghrib sudah berkumandang, Layila pun langsung membereskan obat-obatan yang ia jual dan membawanya pulang.
“Bagaimana jualannya hari ini?” Tanya Ummi.
“Sama kayak kemarin, Mi.” jawab Layila sedih. Ummi menghela napas.
“Besok, kan, hari Minggu. Kamu nggak sekolah, kan? Besok kamu jualanya dari pagi saja, ya. Siapa tahu kalau pagi-pagi banyak yang mau beli,” kata Ummi. Layila mengangguk, lalu segera menuju kamarnya.
Walaupun sangat lelah sehabis pulang sekolah, Layila tidak akan menolak perintah Ummi. Apapun yang Ummi suruh, mau mudah atau sulit, pasti ia lakukan. Seperti menjual obat-obatan alami sepulang sekolah.

Esok paginya, tidak seperti Minggu pagi biasanya, Layila bangun pukul 04.00. padahal kalau hari Minggu, Layila bangun pukul 05.30.
... baca selengkapnya di Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ludah Untuk Si Cermin

Ludah Untuk Si Cermin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Matahari pagi seperti menjadikan kulit si Hari kecil memerah. Ternyata bukan karena terik surya, tapi di pagi itu raut wajah kekecewaan dan kekesalan terlihat jelas menemani setiap langkahnya yang juga tergesa-gesa.

Hari adalah pendengar setia keluh kesah orang lain. Ketika temannya mengadukan air mata dan kemarahan, ia siap menjadi sandaran dan mencoba memberikan ketenangan. Ketika terlihat putus asa ia mencoba memberikan semangat. Ketika saatnya kebahagiaan ia masih ada sampai suara itupun terdengar lelah menceritakannya. Kepercayaan sangat berharga, adalah bagian dari semangat hidup untuknya. Masalah yang hinggap padanya seakan berkurang bahkan tak harus ia ceritakan, hanya dengan mendengarkan orang lain. Tapi Hari kecilpun tetaplah manusia biasa, sepi kadang menggerogotinya. Ketika tak ada seorangpun yang menyapa walau hanya dengan pesan singkat. Ia mencoba mengirim beberapa kata dan berharap ada siapa yang akan membalas pesan itu.

“mungkin sebentar lagi, mungkin sebentar lagi…”, satu, dua, tiga hari ia melakukan itu tapi hasilnya tetap sama, tak ada seorangpun yang membalas. Tapi tunggu, baru saja ada pesan masuk untuk Hari. Ia pun senang handphonenya berbunyi, dan itu dari salah satu temannya. Tapi pesan itu malah membuatnya kecewa, pesan yang menyiratkan bahwa Hari kecil telah mengganggu. Kali ini kesabarannya seperti meledak, entah karena itu bukan
... baca selengkapnya di Ludah Untuk Si Cermin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 17 Januari 2015

Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun

Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

MESKIPUN tanah Jawa dikenal sebagai pusat perkembangan ilmu silat dan kesaktian, namun beberapa daerah di tanah air telah pula mendapat nama harum berkat kehebatan para tokoh silat serta kesaktian yang mereka miliki. Salah satu di antaranya adalah daratan Aceh di Ujung Utara Pulau Andalas.

Dalam serial Wira Sableng berjudul "Raja Rencong Dari Utara" telah dikisahkan munculnya seorang tokoh silat sakti mandraguna, bernama Hang Kumbara, bergelar Raja Rencong Dari Utara. Di situ dikisahkan bagaimana Raja Rencong berusaha mendirikan apa yang disebut Partai Topan Utara. Dia mengundang berbagai tokoh silat yang ada di pulau Andalas bahkan dari outau Jawa untuk datang ke Bukit Toba guna mengadakan pertemuan dan membicarakan rencana besar itu. Padahal di balik semua itu Raja Rencong mempunyai maksud keji yakni hendak membunuh semua para tokoh silat yang hadir. Bilamana para tokoh itu berhasil disingkirkan maka dia akan menjadi raja diraja rimba persilatan.

Raja Rencong mulai dengan menghancurkan Pesantren Suhudilah. Para pengurus pesantren yakni Kiyai Hurajang, Kiyai Selawan dan Kiyai Tanjung Laboh mati di tangan Raja Rencong. Padahal tiga Kiyai itu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 15 Januari 2015

Menggenggam Impian

Menggenggam Impian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tengah hari itu, kabupaten Lahat seakan membara. Hujan yang tak kunjung datang membuat matahari berpijar di tengah petala langit. Tanah mulai gersang berselabut debu seakan menyemburkan uap api neraka yang mendidih panas. Siswa SMA Negeri 4 Lahat berteduh di bawah atap kelasnya untuk melaksanakan bimbel siang. Sekolah yang berada di tengah hutan, jauh dari hingar bingar keramaian. Masyarakatnya masih mempercayai kepercayaan nenek moyang.
Meski begitu, ternyata berbeda halnya dengan lingkungan di dalam sekolah SMANPALA? SMA Negeri 4 Lahat? yang bernuansa Islami. Sekolah ini bertaraf internasional. Belajar dari pagi sampai malam sehingga keakraban siswa, guru dan seluruh penghuni SMANPALA sangat erat.

Iffah, salah seorang siswi kelas XII IPA-1, berbalut jilbab pink seragam sekolahnya yang rapi, gede dan syar’i menambah keanggunannnya. Iffah saat itu tengah sibuk mengerjakan soal-soal untuk persiapan ujian nasional yang tinggal hitungan hari. Meski itu momok yang sangat menakutkan, Iffah tetap yakin. Insya Allah bisa menaklukkannya dengan berusaha dan berdoa kepada Allah.

Diam-diam ternyata Iffah memiliki segenggam impian yang tertulis besar di white
... baca selengkapnya di Menggenggam Impian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti

Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Matahari bersinar terik membakar jagat. Pemuda berpakaian sederhana itu melangkah menyusuri jalan berdebu. Di hadapan sebuah pintu gerbang yang dikawal oleh dua orang prajurit bersenjatakan tombak dia berhenti. Sesaat dengan sepasang matanya yang disipitkan diperhatikannya bangunan pintu gerbang yang kokoh itu. Lalu dia berpaling pada salah seorang pengawal yang berdiri di situ.

"Apakah ini gedung kediaman Adipati Kebo Panaran?" bertanya si pemuda.

Pengawal yang ditanya tidak segera menjawab. Dia memandang penuh curiga, meneliti pemuda itu dari kepala sampai ke kaki. Segera dia tahu kalau Si pemuda adalah seorang desa yang baru saja turun ke kota.

Dengan sikap meremehkan pengawal itu menjawab.

"Betul. Kau ada keperluan apa orang desa?!"

"Aku ingin bertemu Adipati," jawab si pemuda.

"Ingin bertemu dengan Adipati Kebo Panaran? Heh...." Pengawal yang satu ini berpaling pada kawannya. Lalu tertawa bergelak. "Sobat," katanya pada kawannya. "Kau dengar ucapan pemuda ini?"

Prajurit yang satu ikut-ikutan tertawa dan berkat
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 14 Januari 2015

Memanfaatkan Waktu Dengan Tepat Mencegah Penyesalan

Memanfaatkan Waktu Dengan Tepat Mencegah Penyesalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Things which matter most must never be at the mercy of things which matter least. – Sesuatu yang paling penting tidak akan pernah sama nilainya dengan sesuatu yang tidak terlalu penting.” ~ Goethe

Kita semua diberi anugrah oleh Tuhan YME berupa waktu yang sudah ditentukan lama dan tidaknya. Jatah waktu yang kita miliki tak dapat ditambah atau dikurangi. Tetapi yang menjadi persoalan bukan lama atau tidaknya kesempatan waktu yang kita miliki, melainkan seberapa pandai kita menggunakan waktu tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang lain dan alam semesta.

Waktu adalah anugrah yang sangat berharga, jauh lebih bernilai dibandingkan materi sebesar apa pun. Demikian pentingnya waktu yang tak lain adalah nasib dan kehidupan kita sendiri. Bila kita menyia-nyiakan waktu, sama seperti kita mematikan masa depan dan membunuh diri kita secara perlahan. Oleh sebab itu manfaatkanlah waktu hanya untuk tujuan-tujuan yang positif.

Sudah banyak contoh orang-orang yang hanya dapat menyesali masa tua karena sebelumnya tidak menggunakan wakt
... baca selengkapnya di Memanfaatkan Waktu Dengan Tepat Mencegah Penyesalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 12 Januari 2015

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Bayangan putih yang berkelebat di malam gelap dan dingin itu tiba-tiba lenyap laksana ditelan bumi. Beberapa saat kemudian satu bayangan lagi muncul di tempat itu. Sambil mengusap keringat yang membasahi keningnya orang ini memandang berkeliling. Ternyata dia seorang pemuda berwajah tampan, berkumis tipis, mengenakan pakaian serba merah. Sehelai kain hitam menutupi kepalanya sampai ke kening.

"Heran, apa dia punya ilmu amblas ke dalam tanah? Barusan saja aku masih melihat dia berada di depanku. Bagaimana tahu-tahu lenyap tanpa bekas?" Orang yang berkata dalam hatinya itu memandang berkeliling. "Malam gelap sekali. Tapi mataku tak bisa ditipu. Tak ada pohon besar untuk bersembunyi. Tak ada semak belukar untuk mendekam. Aneh...."

Orang ini lalu melangkah ke kiri. Dari sini dia membuat gerakan memutar. Tetap saja orang yang tadi diikutinya tidak kelihatan. "Apa aku meneruskan perjalanan saja menuju Kutogede. Bagaimana kalau berpapasan lagi dengan guru. Seperti kejadian beberapa hari lalu. Hampir aku kepergok olehnya! Kalau dia sampai menemuiku bakalan celaka diriku! Selain itu aku harus memberitahukan satu hal penting pada orang yang kukejar tapi lenyap begitu saja!"

Sambil bicara dalam hati, sepasang mata orang ini terus memandang kian kemari. Apa yang dicar
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 11 Januari 2015

Kerja Pemimpin

Kerja Pemimpin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kita paham bahwa kepemimpinan bukanlah posisi atau jabatan. Karena itu pejabat, mereka yang memangku jabatan, belum tentu pantas di sebut pemimpin. Lihat saja sejumlah pejabat yang turun dari jabatannya, entah karena diturunkan atau pensiun, sebagian malah jadi pesakitan di mata hukum karena terkait korupsi; sebagian lagi mengalami post-power sindrom. Kalau ia benar-benar pemimpin, tanpa jabatan pun banyak orang akan tetap mengikutinya. Bahkan untuk pemimpin besar sekaliber Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Syahrir, setelah mereka wafat pun banyak orang masih dengan bangga mengaku sebagai pengikut setianya.

Kita paham bahwa kepemimpinan adalah pekerjaan. Cara menjadi pemimpin itu sederhana saja: kerjakanlah pekerjaan yang hanya pemimpin memilih melakukan jenis pekerjaan semacam itu; mereka yang bukan pemimpin akan menjauhi pekerjaan itu. Dan untuk itu tidak diperlukan apa-apa kecuali diri sendiri. Kekayaan besar tidak diperlukan, sebab pemimpin yang tidak kaya juga melegenda. Mahatma Gandhi, Bunda Teresa, dan Nelson Mandela adalah contohnya. Ketiganya juga memulai “karier” sebagai pemimpin tanpa modal nama beken, tanpa dukungan partai politik atau konglomerat yang luar
... baca selengkapnya di Kerja Pemimpin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

One Day To Remember

One Day To Remember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pintu ruang musik itu setengah terbuka, dari dalam terdengar sayup-sayup suara biola bernada indah dimainkan, namun beberapa kali berhenti sesaat dan kemudian dimainkan kembali. Kali ketiganya permainan biola itu berhenti, keluarlah sosok wanita bertubuh semampai dengan langkah gontai menyambar sebotol minuman yang terletak di meja samping ruang musik, dia meminumnya seteguk demi seteguk dan memastikan minuman itu berhasil melepas dahaganya, kemudian dia kembali ke ruangan itu.
“Cukup untuk hari ini Quinn, permainanmu sudah lumayan” kata seorang wanita yang sedari tadi dengan setia mendengarkan permainan biola Quinn.
“Tapi… Dunia Internasional tidak menerima kata “Lumayan” Quinn, berlatihlah lebih keras! kelak kau akan berhasil seperti orangtuamu.” tambahnya sambil melangkah keluar meninggalkan ruangan itu dan berbalik sebentar menghadap Quinn “Berlatihlah sampai semua sempurna Quinn! SEMPURNA!” untuk kali ini ia benar-benar telah pergi dari ruangan itu.

“SEMPURNA” hanya kata itu yang menemani kesendirian Quinn saat ini, dan kesendirian itu segera terpecah saat handphone Quinn berdering, “Halo ma, iya Quinn masih di tempat latihan habis gini juga mau pulang kok ma”, dari seberang telepon terdengar suara mama Quinn “Ya sudah kalau begitu, mama tunggu di rumah ya” maka saat percaka
... baca selengkapnya di One Day To Remember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 09 Januari 2015

Sebuah Jawaban diujung Jurang

Sebuah Jawaban diujung Jurang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Setiap orang berhak bahagia”.
Itu kata-kata yang sering aku dengar dari mulut orang-orang.
Dan aku fikir itu adalah perkataan yang benar.
Karena aku pernah merasakan kebahagiaan itu.

Dulu, aku adalah orang yang bahagia.
Aku punya keluarga yang peduli samaku, punya banyak teman yang sayang samaku, dan aku juga punya pacar yang cinta samaku.
Dan menurut aku, kelengkapan inilah yang dinamakan sebuah kebahagiaan.
Tapi, sebuah kejadian mengingatkanku dengan lagu Peterpan – Tak Ada Yang Abadi.
Karena memang tidak ada yang abadi didunia ini.
Termasuk kebahagiaan.
Selalu ada cara tersendiri dari Tuhan untuk mencabut nikmat kebahagiaan itu.
Dan aku, juga merasakannya.

Sebuah keputusan yang aku lakukan tanpa berfikir panjang, membuatku kehilangan semuanya.
Aku adalah seorang laki-laki yang bekerja sebagai seorang Karyawan disebuah Perusahaan Swasta.
Sifatku yang suka bergaul dengan teman-temanku, membuat aku jadi sering mentraktir mereka dalam setiap pertemuan.
Mulai dari mentraktir makan, minum, bahkan rokok sekalipun, aku yang traktir.
Sampai suatu hari uang itupun enggan buat masuk kedompetku lagi.
Iya, kapal
... baca selengkapnya di Sebuah Jawaban diujung Jurang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 07 Januari 2015

Telinga Untuk Kamu

Telinga Untuk Kamu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak sambil berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."

Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,"Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?"
... baca selengkapnya di Telinga Untuk Kamu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 06 Januari 2015

Hampa

Hampa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ku rebahkan tubuhku di atas kasur sambil meraih handphone-ku yang berdering nada panggilan dari Ari –sahabatku- sambil menghela nafas panjang aku menekan tombol hijau dan meletakkannya di telinga sebelah kiri.

“Halo!” Jawabku malas.
“Halo! Bro, lo di mana?” Tanya Ari dari seberang saluran telepon.
“Di rumah.” Jawabku singkat.
“Gue lagi di tempat tongkrongan biasa. Kenapa lo nggak ke sini?”
“Nggak tau nih, gue lagi males banget ke tempat tongkrongan. Besok aja gue ke sananya.”
“ Ah! Nggak asik lo! Yaudah deh ntar gue bilang ke anak-anak kalo lo lagi nggak enak badan.”
“Iya, thanks ya bro.” Jawabku singkat sambil mengakhiri pembicaraan dengan menekan tombol merah. Kulempar handphone-ku ke sisi kanan tempat tidur yang sebelumnya telah kumatikan, saat ini aku sedang tidak ingin diganggu.

Akhir-akhir ini perasaanku selalu gelisah tak menentu, entah apa yang terjadi padaku saat ini. Aku merasa hidupku terasa hampa, tak ada yang istimewa dari hidup seorang remaja berusia tujuh belas tahun sepertiku yang setiap hari kerjanya hanya bersenang-senang bersama teman se-genk, meminta uang saku lebih kepada mama –yang bekerja kantoran- hanya untuk hang out bareng mereka. Terkadang aku merasa bersalah karena tidak bisa membantu mama menjalani tugasnya sebagai single parent tapi malah menyusahkannya walaupun mama berkata ia tidak apa-apa. Tapi, mau gimana lagi aku bingung apa
... baca selengkapnya di Hampa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

You Are Inspiration in My Life

You Are Inspiration in My Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Fyuuh… hari yang melelahkan” Keluhku melepas penat setelah bersekolah, bimbel dan les Bahasa Inggris dalam waktu sehari. Tiba-tiba terdengar suara mobil memasuki garasi rumah, kuintip melalui jendela rumah dan ternyata itu adalah ayah.
“Ayaaah…” Aku dan adikku berteriak menyambut kedatangan ayah sambil menggandeng tangannya untuk masuk ke dalam rumah.
“Mama mana?” Tanya ayah.
“Mama ada di kamar, beliau sedang sakit” Jawabku dengan nada sedih.

Di Kamar…
“Mama kenapa?” Tanya ayah.
“Kepala mama pusing dan mulut mama pahit” Jawab mama lemas.
“Ya udah sekarang ke dokter aja yuk” Ajak ayah.
“Nggak usah yah, sakitnya nggak terlalu parah kok” Tolak mama.
“Ya udah sekarang ayah makan dulu ya… maaf mama hari ini hanya masak tempe goreng, itu pun gosong” Lanjut mama.
“Mama sekarang istirahat dulu ya” Kata ayah. Mama hanya mengangggukkan kepala.

Di Ruang Makan…
“Ayah kok makan tempe itu sih?, tempe itu kan gosong, aku aja nggak mau makan!” Tanya ku.
... baca selengkapnya di You Are Inspiration in My Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 04 Januari 2015

Hypnotic Dream Restructuring

Hypnotic Dream Restructuring Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Aduh kasihan ya si Budi. Tadi malam masih sehat. Pagi ini bangun tidur lumpuh karena kena stroke” ujar Anto.

“Tapi yang aneh, barusan saya dapat kabar dari istrinya, Budi sudah di-MRI dan CT Scan. Kata dokter hasil scanning-nya bagus. Tidak ada yang bermasalah dengan otak atau saraf Budi. Dokter menyimpulkan Budi tidak kena stroke” jelas Mia.

“Kalau bukan stroke lalu kena apa ya dia? Tubuhnya lemah sekali dan lumpuh, tidak bisa digerakkan” tanya Anto penasaran.

Pembaca, pernahkah anda mendengar perbincangan serupa dengan yang saya tulis di atas? Atau anda sendiri pernah mengalaminya. Hasil pemeriksaan medis menyatakan tubuh fisik anda sehat namun anda (merasa) sakit. Inilah yang disebut dengan penyakit psikosomatis.

Secara khusus saya membahas hal ini di buku saya yang segera terbit di penghujung bulan Juni, The Miracle of MindBody Medicine: How to Use Your Mind for Better Health. Hasil riset yang kami lakukan di Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology m
... baca selengkapnya di Hypnotic Dream Restructuring Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 03 Januari 2015

Sehari Sebagai Patriot

Sehari Sebagai Patriot Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku aku berada dalam ruangan luas dengan dinding serba putih. Keanggunannya sebagai sebuah bangunan kokoh masih tampak walaupun catnya kusam dan sudah mengelupas. Langit-langitnya yang tinggi seputih kertas yang sedang aku dekap. Detikan jam dinding merayap meniti waktu. Jemariku mengeras karena sudah terlalu lama mengetuk-ngetuk meja. Hatiku bertanya mengapa aku harus terdampar dalam ruangan kelas ini. Lima huruf alphabet yang terdepan bergaung dari getaran pita suara teman-temanku. Aku tarikan ujung pensilku melingkari salah satu huruf itu dengan terpaksa sementara kepalaku masih menempel di punggung meja. Biar saja aku menderita penyakit miopi. Aku tak peduli. Telingaku terlalu jenuh untuk mendengarkannya. Pelajaran Bahasa Indonesia yang membosankan hingga mulutku terus mengepul layaknya kereta lokomotif.
“Kalau menguap ditutup mulutnya,” ucap Vita terganggu.
“Biar saja,” ucapku keras kepala.

Sementara Guru bahasa Indonesia yang aku juluki Pak Santa Klaus terus mendongeng dengan suara mendayu-ndayu, aku asyik memperhatikan gelagat semua temanku di kelas. Vita yang asyik mendengar MP4 yang
... baca selengkapnya di Sehari Sebagai Patriot Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1